|
|

 | |  | |  | nobita | |
| penaton
copy paste-an...... nice writing......
Perjalanan seorang pahlawan
Bila Anda pernah melahap cerita-cerita hikayat atau mitos — baik dari dunia Timur seperti kisah Pandawa Lima dari Mahabharata, dari dunia Barat seperti mitos Hercules atau Odysseus, dari dunia dongeng seperti kisah Snow White dan Cinderella, dari dunia silat seperti kisah Kwee Ceng atau Thio Bu-ki, atau kisah dari dunia antar galaksi seperti Luke Skywalker dalam Star Wars, atau dongeng masa kini seperti kisah Frodo dalam Lord of the Rings dan Harry Potter — Anda akan menemukan sebuah benang merah dari cerita-cerita tersebut. Kesamaan tersebut terletak pada jalan hidup para pahlawan-pahlawan yang oleh ahli mitologi Joseph Campbell disebut Hero’s Journey.
Jalan hidup para pahlawan tersebut, menurut Campbell, selalu melewati 6 tahap penting: innocence, the call, initiation, allies, breakthrough, dan celebration. Pada tahap innocence, mereka adalah orang biasa. Kemudian mereka tiba-tiba mendapatkan panggilan hidup (the call) yang tidak bisa ditolak. Panggilan tersebut mengharuskan mereka melewati cobaan-cobaan berat (initiation). Untuk melewati cobaan tersebut, mereka sering dibantu beberapa teman-teman setia (allies) yang akhirnya membawa mereka mencapai terobosan (breakthrough) dan keberhasilan (celebration).
Keenam tahap tersebut bisa juga dianalogikan dengan perjalanan hidup manusia, mulai dari keberadaan di dalam rahim ibu (innocence), kelahiran (the call), kerentanan sebagai seorang bayi (initiation), keberadaan orang tua sebagai pelindung (allies), belajar mandiri (breakthrough), dan menjadi mandiri (celebration). Tahap tersebut kemudian berulang lagi ketika kita menginjak usia remaja, dewasa, paro baya, dan usia senja.
Kisah para pahlawan tersebut memang kisah fiktif, tetapi kisah mereka adalah kisah kita semua. Kita mengidolakan mereka karena di alam bawah sadar, kita bisa mengidentifikasikan kisah-kisah mereka dengan pergelutan kita sendiri. Dan tentu saja kisah para pahlawan tersebut juga merupakan kisah para inovator dan wiraswasta. Untuk berhasil, tidak ada jalan pintas. Jangan pernah percaya akan janji-janji yang bisa menawarkan Anda kesuksesan dengan cepat tanpa cucuran keringat (dan sering keringat tersebut adalah keringat dingin). Semua kisah sukses harus melewati tahapan-tahapan tersebut yang jelas tidak semuanya memberikan kegembiraan.
Dalam dunia inovasi dan kewiraswastaan, tahap innocence bisa diibaratkan dengan kehidupan kita yang sebelumnya tenang-tenang saja mengikuti arus. Tiba-tiba sebuah ide cemerlang atau krisis datang, yang juga sekaligus menandai kedatangan fase the call. Ide atau krisis tersebut hadir sedemikian kuatnya sehingga kita terpaksa bertindak. Namun kita ternyata menghadapi banyak halangan dan cobaan. Ide yang kita anggap bagus, ketika coba dijual ke orang lain, ternyata hanya disambut dengan cibiran atau sikap masa bodo. Itulah tanda-tanda bahwa kita telah masuk ke tahap initiation. Tahap ini sangat berbahaya karena banyaknya calon pahlawan yang kembali menjadi orang biasa karena tidak berhasil melewati fase ini. Di sinilah dibutuhkan allies untuk membantu kita. Sukses tidak bisa datang dengan berjuang seorang diri. Snow White membutuhkan tujuh kurcaci, Frodo membutuhkan Sam dan kelompok yang dipimpin penyihir Gandalf, dan Kwee Ceng membutuhkan Oey Yong. Anda juga harus mencari para pendukung setia Anda. Tanpa itu, perjalanan berat tersebut mungkin tidak bisa Anda lalui.
Jika Anda berhasil menemukan allies, dengan bantuan mereka, Anda baru bisa mencapai fase breakthrough. Ide atau inovasi Anda mulai diterima, walau belum secara luas. Tetapi dengan ketabahan dan strategi yang benar, ide Anda akan semakin diterima sehingga bisa mencapai tingkatan terakhir, celebration.
Untuk perusahaan, perjalanan yang sama dalam memperkenalkan produk baru ke pasaran juga harus melewati siklus serupa. Inovasi baru belum tentu diterima pasar dengan tangan terbuka. Tahap inisiasi dalam bentuk the chasm-nya Gordon Moore selalu penuh dengan jebakan (baca juga: Inovasi, Lewatilah Jurang Ini!). Untuk melewati jebakan tersebut, perusahaan harus menjalin aliansi dan kerja sama dengan pihak-pihak luar untuk mempercepat penetrasi produknya. Aliansi tersebut juga bisa melibatkan para calon konsumen dengan melibatkan mereka dalam proses pengembangan produk baru, misalnya melalui prototyping atau mengundang para lead users. Setelah aliansi terjalin, dan diiringi dengan strategi peluncuran produk baru yang benar, keberhasilan baru akan mendekat.
Perjalanan melewati keenam tahap tersebut tentu membutuhkan waktu. Anda mungkin tidak sabar dan ingin cepat-cepat tiba di tujuan. Tetapi itu tidak mungkin. Karena itu, berusahalah melewati setiap tahap dengan gembira karena setiap tahap sebenarnya menawarkan kita hadiah besar. Tahap innocence memberi kita kesempatan melakukan refleksi diri. The call memberi kita motivasi untuk bergerak maju. Initiation memberi kita pelajaran berharga, termasuk pelajaran melalui kegagalan dan cucuran air mata. Tahap ini juga sering memaksa kita mendefinisi ulang hidup dan prioritas kita. Allies memberikan kita dukungan untuk terus maju dan membantu kita melihat masalah melalui perspektif yang berbeda. Breakthrough membawa kita ke dunia dan pengalaman baru. Dan tahap terakhir celebration memberi kita kepuasan jiwa dan kegembiraan. Setelah itu, Anda akan masuk lagi ke tahap innocence yang memungkinkan Anda menyaring pelajaran dari perjalanan terdahulu untuk membantu perjalanan Anda yang berikutnya.
Karena itu, ketika Anda bercermin, lihatlah diri seorang pahlawan dalam cermin tersebut. Jalan hidup para pahlawan adalah jalan hidup Anda juga. Jalanilah hidup seperti mereka. Maju terus tetapi jangan pernah mengharapkan perjalanan yang mulus. Perjalanan penuh rintangan adalah ujian buat Anda agar semakin kuat dan dewasa. Jangan takut juga menempuh jalan yang jarang ditempuh orang lain. Para inovator selalu menempuh jalan yang jarang dilewati orang lain. Camkanlah selalu kata-kata indah dalam puisi terkenal Robert Fross, The Road Less Taken:
Two roads diverged in a wood, and I
I took the one less traveled by
And that has made all the difference.
~ http://adith.colibri.tk |  | | Saturday, Aug 16, 2008 - 12:25:38 (+0700) |
| |  | |  |
 | |  | |  | nobita | |
| rumah
the power of media...
Kemaren tgl 12.08.08 surat pembaca saya dimuat di kompas bagian jawa tengah...
Waktu yang cukup lama menunggu karena terakhir saya ngirim via email adalah feb/maret. Analisanya mungkin banyak surat masuk ke kompas, dan berikutnya adalah surat saya kepanjangan sehingga para editor kompas harus bekerja keras untuk mengedit hingga cukup dengan kolom yang tersedia.... hahaha
Judulnya menjadi "bermasalah dengan MATRIX". judul yang provokatif dan emosional saya "konspirasi matrix", hahaha.
Sebetulnya saya sudah melupakannya, tiba-tiba ada tlp dari indosat. Udah penuh emosi, karena menganggap sudah engga ada hubungan apa2 lagi dengan indosat, la kok masih juga di tlp ??? emang gw masih utang ?? baru sadar ketika mereka ngasih tahu kalo surat saya di muat kompas... (mampus lu batin ku)
Jadilah saya disuruh dateng ke kantor indosat semarang. Emang dia pikir gw kurang kerjaan apa ? sinting, sopo sing butuh... akhirnya mbak desi (spv cso indosat) + mas dian (berfungsi sbg bodyguard keliatannya) yang dateng ke kantor, tak temui di luar ruangan aja, biar keliatan kayak sales dateng ke kantor melakukan penawaran... hahaha....
Tak keluarin unek2 saya ttg indosat smg yang busuk spt;
1. Ruang cso segede gambreng gitu g punya jam dinding, sehingga jam pelayanan seenak udel cs + satpam2 e. waktu kerja kalian atas dasar WIB atau WITA, WIT, ra jelas!!!
2. Maksudnya auto-debet dr rekening tu apaan ? Saya maling ? belum bayar tagihan ?
3. Sistem billing nge-bugnya itu gimana ? (charge tiap jam Rp.5 ditagihan)
4. Survey lokasi mu gmn ? berani bilang rumah saya kosong ? kok engga malem aja ? tanya ama tetangga depan yang notabene baru ngontrak 2thn ?
5. Kurang apa sih saya? 3bulan saya kasih waktu buat ngebenahin ?
6. Trus sekarang masuk kompas kalian mau ngapain ? emang saya utang ? mo nagih lagi ?
pusing juga kali ya ngadepin saya, tapi sudah kadung ilfil mo tak lepas aja kayak Provider hp satu tok. Akhir kata mereka ngasih surat pernyataan dr saya dan di ttd, sambil minta di editin jadi saya edit akhir katanya... sambil nyogok jaket, mug, blocknote... masih saya simpen g dipakek, lagian sogokan sekelas indosat kayak sekelas partai ecek-ecek doang, plis deh.... hahahaha
gratis pakek matrix setaun plus pda kek...
i wish... wkakaka
berikut isi suratnya:
Tanggapan Surat Pembaca
Layanan Terabaikan
Surat Pembaca, Kompas Edisi 12 Agustus 2008
Sehubungan dengan kritik dan saran saya yang telah di muat pada surat pembaca di Kompas pada tanggal 12 Agustus 2008 mengenai ” Bermasalah dengan Matrix”,
Menanggapi hal tersebut maka pihak Indosat telah menemui saya untuk memberi penjelasaan sekaligus apresiasi atas kritik dan saran saya yang telah saya sampaikan.
Saya terkesan atas respon Indosat yang cepat setelah ada berita dari Kompas dan penjelasannya dapat saya pahami walaupun tidak ada solusi pemecahannya pada saat ini. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada Indosat.
miring bagian editan saya... hihihi
inti kenapa saya ngirim surat sih, biar engga lebih banyak orang keblondrok dengan masalah yang sama. Biar ada perubahan pelayanan indosat juga, seharusnya saya malah dibayar mereka to ??
~ http://adith.colibri.tk |  | | Wednesday, Aug 13, 2008 - 07:13:35 (+0700) |
| |  | |  |
 | |  | |  | nobita | |
| rumah
telkomselflash
Sejak mendapatkan kartu telkomselflash dari kakak saya yang berada di solo sekarang dapet online 24/7 dan dimana saja. Secara janjinya adalah koneksi 3.5G dari telkomsel.
bagaimana urutan sampai saya akhirnya terkonek ? sedikit rumit. Karena kita harus terdaftar sebagai pelanggan HALO dan untuk orang sok sibuk seperti saya menjadi sulit, apalagi dirumah sendiri. Mereka melakukan survey door-to-door. Jelas rumah/kos kosong lah, edan po?!?!?
telkomsel emang mau bayarin saya buat di survey ? what a stupid idea !!!
Taktik berikutnya adalah minta tolong dengan kakak saya untuk apply sehingga menggunakan nama dan alamatnya, sukur lancar2 saja. Cuman permasalahannya kakak saya di solo !!
hahaha....
Setelah mendapatkan kartu HALO untuk koneksi flash, permasalahan keluar lagi saya harus mendapatkan modem/pcmcia/hp yang punya kemampuan 3.5G jadilah saya utak atik dulu memakai hp kawak saya yang masih gprs yaitu SONEK K320i. Koneksi serasa kembali ke era DIAL-UP dan tiba-tiba putus sendiri....
Hasil googling menunjukkan hp k320i untuk koneksi gprs dan kemampuan koneksinya hanya 25-45kbps average. setelah hasil R&D pribadi maka saya memutuskan untuk cari hp kemampuan 3.5g sebagai modem dan update hp uzur saya. keputusan menggunakan hp atas dasar pertimbangan ekonomis saja. Modem fungsi yang terbatas harga hampir mendekati hp 3.5g sedangkan pcmcia barangnya sulit di cari dan harganya juga hampir mirip modem.
Keputusan berubah 180derajat setelah dapet lungsuran modem huawei E220, yang emang berfungsi hanya sebagai modem 3.5G !!! barang segede gelas dan setebal buku komik ini harganya 1,2juta dan buatan cina... sinting to ??? lihat di sini
modem lungsuran ini karena kakak saya di solo tidak menggunakan akibat jaringan 3.5G tidak terdeteksi di lokasinyanya. Sehingga tetep aja signal yang di dapat sebatas 1G - 2G - 3G, jadi analogi yang pantas mungkin anda mempunyai mobil ferrari tetapi lewat jalan kampung, tetep aja bisa disalip abang becak... hahahaha.....
untungnya rumah di semarang terkover signal 3.5g dan saya dapet koneksi secara rata-rata 250kbps cukup untuk kebutuhan personal, mungkin daerah perlu di cek mengenai coverage areanya disini !
So dengan 125k/bln tagihan, harapan menggeruk duit dari blog makin menggelora, minimal untuk mbayar tagihannya... hahaha
~ http://adith.colibri.tk |  | | Tuesday, Aug 12, 2008 - 07:59:53 (+0700) |
| |  | |  |
 | |  | |  | moonyet | |
| Diriku Yang Sekarang!!!...
Duh...dah lama banget diriku lupain tentang hobi ngenet...dah lama ga berhadapan dengan komputer lagii...dulu waktunya banyak habis di depan komputer dan idup di dunia maya yang begitu luas...apa aja yang kita inginkan ada disituu, teman, game, artikel, berita terbaru sampai dengan hal2 ber bau sex hehe...( yg di suka ma monyet tuh)
Dulu adalah dahulu dan sekarang kehidupan monyet udah beda...udah banyak banyak berhadapan dengan kehidupan nyata...yang begitu penuh warna...dan penuh tantangan yg selama ini jarang aku bayangin...ya itu lah idup yang penuh warna...pelangi, abu abu, dan bisa jadi item pekat yang bikin hati ini teriris.
Mungkin diriku sekarang lagi penuh dengan warna klabu yang slalu bikin pusing pikiranku...kapan aku bisa nemuin warna pelangi yang selama ini di idam idamkan semua manusia yang normal hehe..ya moga aja mental buat ngadepin warna klabu begitu kuat ya..
Moga idi cepet selesaii....huh...huuuh..
ya gitu lah...idup...maaf deh..cuma bisa cerita ga lengkap..waktunya ga cukup sih maklum jadi ceritanya cuma bisa segini aja..kapan2 kalau ada waktu dan uang di terusin lagi ya...
~ http://monyet.colibri.tk |  | | Monday, Aug 11, 2008 - 13:29:55 (+0700) |
| |  | |  |
 | |  | |  | moonyet | |
| Reptil Usia 111 Tahun Bakal Jadi Ayah

Tuatara merupakan reptil keturunan dinosaurus yang masih hidup sampai sekarang | Seorang petugas sebuah museum di New Zealand menyatakan bahwa reptil yang dianggap sebagai keturunan terakhir dinosaurus yang masih hidup bakal menjadi ayah untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun di usianya ke-111. Henry, jenis binatang yang disebut tuatara ini, bersama pasangannya yang lebih muda, Mildred |
mengeluarkan lusinan telur bulan lalu setelah kawin di Museum Southland, di selatan Pulau New Zealand, Maret lalu.
Kurator Tuatara ini, Lindsay Hazley, Rabu lalu mengatakan, Henry tinggal di tempat khusus di sebuah museum khusus Tuatara sejak 1970 dan menunjukkan keenganannya untuk kawin sampai akhirnya kanker yang tumbuh di alat kelaminnya diambil atau dioperasi. Dia sekarang menikmati benar hidup ini, didampingi tiga tuatara betina yang bakal melahirkan lagi Maret depan. |
www.kompas.com
~ http://monyet.colibri.tk |  | | Monday, Aug 11, 2008 - 12:24:05 (+0700) |
| |  | |  |
 | |  | |  | nobita | |
| prolh-gtz
Apakah moderator pekerjaan yang mudah ?
Dari segi tampilan sih, mudah sekali tampaknya. Ternyata kalau sudah melakoni sendiri baru ngerasain kapoknya dah !!!.. hehehe
moderator yang baik menurut saya setidaknya;
1. time keeper yang baik.
2. menguasai materi dari para pembicaranya (secara umum).
3. membuat/memancing peserta untuk bertanya.
4. membatasi pertanyaan-pertanyaan peserta supaya relevant dengan isu yang dibahas.
5. mencairkan suasana bila terjadi ketegangan (perbedaan pendapat, dsbnya).
6. mengarahkan pembicaraan tanpa disadari. Atau basa lainnya MC (master of ceremony).
7. tambahan mungkin..............
Itulah pengalaman baru saya kerja disini , dan menurut pendapat pribadi pemilihan saya menjadi moderator pada saat sekarang ini kurang tepat karena beberapa alasan, tetapi yang jelas jam terbang saya kurang sekaleeeeeee..........
Materi ?? yo jelas lebih kurang. kerja aja belum genap 1thn,
Demam panggung ? ya iya lah apalagi kalo acaranya dihadiri para GM dari berbagai perusahaan di Semarang, Pak camat, dan berbagai instansi terkait lainnya.
Keterbatasan personil menjadikan saya pilihan terburuk diantara yang lain... hehehe.
Ketika menerima mandat tersebut tidak pernah terbayangkan segitu sulitnya. Toh saya sudah bertatap muka dengan ribuan/jutaan orang baik untuk pekerjaan/interview atau kehidupan sosial saya. Terlebih menjadi moderator bukan pembicaranya (sekedar pembuka, tanya jawab dan penutupan). Padahal setelah dipikir ulang menjadi seorang pembicara hanyalah selayaknya kita presentasi di ruang perkuliahan dengan pesertanya temen-temen kuliah sendiri, dan moderatornya siapa dalam perkuliahan ?? ya tentu DOSEN kita yang memimpin perkuliahan itu sendiri !!! dan bila ada yang bertanya ngawur, maka dengan cerdik sang dosen berusaha mengarahkan menjadi sesuatu yang relevant dengan perkuliahan kita (setidaknya di ilmu sosial).
Menantang ? jelas... energi saya tersedot buat satu acara seharian penuh. Pulang rumah langsung molor 12jam, karena konsentrasi saya pada tiap pembicara, penanya, peserta dan acara keseluruhan. Rekan-rekan disini (kantor-red) banyak memberi masukan bahwa saya kurang PD. saya pribadi meyakini hal yang sama, tetapi yang jelas menganggu adalah ketidak PD-an saya dalam memotong pertanyaan2 yang tidak relevant dengan acara. Tricky juga jadi moderator ternyata..... hehehe...... Sukanya dengan pekerjaan ini; "lakukan yang terbaik karena tidak ada kesempatan kedua" setidaknya pas acara itu. Beda lagi ceritanya dengan panggung berbeda di acara lain.
~ http://adith.colibri.tk |  | | Friday, Aug 08, 2008 - 13:42:05 (+0700) |
| |  | |  |
 | |  | |  | nobita | |
| prolh-gtz
cuplikan interpiew setiawan jody
lengkapnya
Terkait impor minyak, saat ini Pertamina sedang membuat satu badan khusus yang berisi orang-orang asing untuk menangani hal ini. Menurut anda ?
Buat apa membuat badan khusus seperti itu? Tentukan dan buat sistem yang bersih. Kalau mau buka-bukaan, bersihkan saja sistemnya. Contoh pembelian minyak dari Saudi Arabia dan carilah produser-produser BBM yang tidak melalui trader sisanya boleh lewat trader tapi yang resmi dan ditunjuk oleh produser. Ini yang saya lakukan, tapi saya tidak mau menyentuh minyak Indonesia, lebih baik bermain di negara luar saja. Alasannya kenapa? Karena saya tidak mau menjadi tikus.
Apa kegiatan anda saat ini ?
Saya sedang menjalankan bisnis minyak. Saya menjual harga resmi dari pemerintah Rusia dengan menjadi marketing arm-nya antara Rusia dan China. Di Rusia, ada Rosneft dan Gazprom, di China yang besar hanya ada CNPC, China Oil dan Sinopec. Jadi harganya semua resmi. Dan jaraknya jangan hanya per tiga bulan tapi minimal langsung setahun.
Lantas apa yang menyebabkan semuanya menjadi kacau seperti ini ?
Negara ini kacau karena low investment dan diacak-acak oleh duit. Salah satu tikusnya ada di DPR itu. Terbukti dengan adanya privatisasi di Indosat dan Telkomsel mestinya yang beli itu pemerintah dan swastanya. Saya berencana mau membeli Telkomsel sehabis lebaran ini tapi jangan minta harga di atas US$ 5 miliar karena saya tahu harga jualnya hanya US$ 1.3 miliar boleh naik tapi jangan keterlaluan.
la kalo orang indonesia kayanya aja invest di luar negeri, bisa kebayang seberapa kacaunya negara ini kan ???
~ http://adith.colibri.tk |  | | Friday, Aug 08, 2008 - 13:40:18 (+0700) |
| |  | |  |
 | |  | |  | nobita | |
| prolh-gtz
hi, ini blog masih hidup loh....
setelah ide saya yang terbaru.... blogspot buat cari uang !
(artinya fully engres aja deh)
ini buat senang-senang, mengumpat, memisuhi, kehidupan sehari-hari saya. Anda mau berkomentar ? silahkan.. Alangkah baiknya malah.
Setelah lama tidak login, postingan jamah bahela saya ada yang ngasih komentar, saya tidak tahu pasti ini adalah spam atau bukan... hehehe
Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 27 Mei 2008
Matinya Ilmu Administrasi dan Manajemen
(Satu Sebab Krisis Indonesia)
Oleh Qinimain Zain
FEELING IS BELIEVING. C(OMPETENCY) = I(nstrument) . s(cience). m(otivation of Maslow-Zain) (Hukum XV Total Qinimain Zain).
INDONESIA, sejak ambruk krisis Mei 1998 kehidupan ekonomi masyarakat terasa tetap buruk saja. Lalu, mengapa demikian sulit memahami dan mengatasi krisis ini?
Sebab suatu masalah selalu kompleks, namun selalu ada beberapa akar masalah utamanya. Dan, saya merumuskan (2000) bahwa kemampuan usaha seseorang dan organisasi (juga perusahaan, departemen, dan sebuah negara) memahami dan mengatasi krisis apa pun adalah paduan kualitas nilai relatif dari motivasi, alat (teknologi) dan (sistem) ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Di sini, hanya menyoroti salah satunya, yaitu ilmu pengetahuan, system ilmu pengetahuan. Pokok bahasan itu demikian penting, yang dapat diketahui dalam pembicaraan apa pun, selalu dikatakan dan ditekankan dalam berbagai forum atau kesempatan membahas apa pun bahwa untuk mengelola apa pun agar baik dan obyektif harus berdasar pada sebuah sistem, sistem ilmu pengetahuan. Baik untuk usaha khusus bidang pertanian, manufaktur, teknik, keuangan, pemasaran, pelayanan, komputerisasi, penelitian, sumber daya manusia dan kreativitas, atau lebih luas bidang hukum, ekonomi, politik, budaya, pertahanan, keamanan dan pendidikan. Kemudian, apa definisi sesungguhnya sebuah sistem, sistem ilmu pengetahuan itu? Menjawabnya mau tidak mau menelusur arti ilmu pengetahuan itu sendiri.
Ilmu pengetahuan atau science berasal dari kata Latin scientia berarti pengetahuan, berasal dari kata kerja scire artinya mempelajari atau mengetahui (to learn, to know). Sampai abad XVII, kata science diartikan sebagai apa saja yang harus dipelajari oleh seseorang misalnya menjahit atau menunggang kuda. Kemudian, setelah abad XVII, pengertian diperhalus mengacu pada segenap pengetahuan yang teratur (systematic knowledge). Kemudian dari pengertian science sebagai segenap pengetahuan yang teratur lahir cakupan sebagai ilmu eksakta atau alami (natural science) (The Liang Gie, 2001), sedang (ilmu) pengetahuan sosial paradigma lama krisis karena belum memenuhi syarat ilmiah sebuah ilmu pengetahuan. Dan, bukti nyata masalah, ini kutipan beberapa buku pegangan belajar dan mengajar universitas besar (yang malah dicetak berulang-ulang):
Contoh, “umumnya dan terutama dalam ilmu-ilmu eksakta dianggap bahwa ilmu pengetahuan disusun dan diatur sekitar hukum-hukum umum yang telah dibuktikan kebenarannya secara empiris (berdasarkan pengalaman). Menemukan hukum-hukum ilmiah inilah yang merupakan tujuan dari penelitian ilmiah. Kalau definisi yang tersebut di atas dipakai sebagai patokan, maka ilmu politik serta ilmu-ilmu sosial lainnya tidak atau belum memenuhi syarat, oleh karena sampai sekarang belum menemukan hukum-hukum ilmiah itu” (Miriam Budiarjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik, 1982:4, PT Gramedia, cetakan VII, Jakarta). Juga, “diskusi secara tertulis dalam bidang manajemen, baru dimulai tahun 1900. Sebelumnya, hampir dapat dikatakan belum ada kupasan-kupasan secara tertulis dibidang manajemen. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa manajemen sebagai bidang ilmu pengetahuan, merupakan suatu ilmu pengetahuan yang masih muda. Keadaan demikian ini menyebabkan masih ada orang yang segan mengakuinya sebagai ilmu pengetahuan” (M. Manullang, Dasar-Dasar Manajemen, 2005:19, Gajah Mada University Press, cetakan kedelapan belas, Yogyakarta).
Kemudian, “ilmu pengetahuan memiliki beberapa tahap perkembangannya yaitu tahap klasifikasi, lalu tahap komparasi dan kemudian tahap kuantifikasi. Tahap Kuantifikasi, yaitu tahap di mana ilmu pengetahuan tersebut dalam tahap memperhitungkan kematangannya. Dalam tahap ini sudah dapat diukur keberadaannya baik secara kuantitas maupun secara kualitas. Hanya saja ilmu-ilmu sosial umumnya terbelakang relatif dan sulit diukur dibanding dengan ilmu-ilmu eksakta, karena sampai saat ini baru sosiologi yang mengukuhkan keberadaannya ada tahap ini” (Inu Kencana Syafiie, Pengantar Ilmu Pemerintahan, 2005:18-19, PT Refika Aditama, cetakan ketiga, Bandung).
Lebih jauh, Sondang P. Siagian dalam Filsafat Administrasi (1990:23-25, cetakan ke-21, Jakarta), sangat jelas menggambarkan fenomena ini dalam tahap perkembangan (pertama sampai empat) ilmu administrasi dan manajemen, yang disempurnakan dengan (r)evolusi paradigma TOTAL QINIMAIN ZAINn (TQZ): The Strategic-Tactic-Technique Millennium III Conceptual Framework for Sustainable Superiority, TQZ Administration and Management Scientific System of Science (2000): Pertama, TQO Tahap Survival (1886-1930). Lahirnya ilmu administrasi dan manajemen karena tahun itu lahir gerakan manajemen ilmiah. Para ahli menspesialisasikan diri bidang ini berjuang diakui sebagai cabang ilmu pengetahuan. Kedua, TQC Tahap Consolidation (1930-1945). Tahap ini dilakukan penyempurnaan prinsip sehingga kebenarannya tidak terbantah. Gelar sarjana bidang ini diberikan lembaga pendidikan tinggi. Ketiga, TQS Tahap Human Relation (1945-1959). Tahap ini dirumuskan prinsip yang teruji kebenarannya, perhatian beralih pada faktor manusia serta hubungan formal dan informal di tingkat organisasi. Keempat, TQI Tahap Behavioral (1959-2000). Tahap ini peran tingkah-laku manusia mencapai tujuan menentukan dan penelitian dipusatkan dalam hal kerja. Kemudian, Sondang P. Siagian menduga, tahap ini berakhir dan ilmu administrasi dan manajemen akan memasuki tahap matematika, didasarkan gejala penemuan alat modern komputer dalam pengolahan data. (Yang ternyata benar dan saya penuhi, meski penekanan pada sistem ilmiah ilmu pengetahuan, bukan komputer). Kelima, TQT Tahap Scientific System (2000-Sekarang). Tahap setelah tercapai ilmu sosial (tercakup pula administrasi dan manajemen) secara sistem ilmiah dengan ditetapkan kode, satuan ukuran, struktur, teori dan hukumnya, (sehingga ilmu pengetahuan sosial sejajar dengan ilmu pengetahuan eksakta). (Contoh, dalam ilmu pengetahuan sosial paradigma baru milenium III, saya tetapkan satuan besaran pokok Z(ain) atau Sempurna, Q(uality) atau Kualitas dan D(ay) atau Hari Kerja - sistem ZQD, padanan m(eter), k(ilogram) dan s(econd/detik) ilmu pengetahuan eksakta - sistem mks. Paradigma (ilmu) pengetahuan sosial lama hanya ada skala Rensis A Likert, itu pun tanpa satuan). (Definisi klasik ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan yang tersusun secara teratur. Paradigma baru, TQZ ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan yang tersusun secara teratur membentuk kaitan terpadu dari kode, satuan ukuran, struktur, teori dan hukum yang rasional untuk tujuan tertentu).
Bandingkan, fenomena serupa juga terjadi saat (ilmu) pengetahuan eksakta krisis paradigma. Lihat keluhan Nicolas Copernicus dalam The Copernican Revolution (1957:138), Albert Einstein dalam Albert Einstein: Philosopher-Scientist (1949:45), atau Wolfgang Pauli dalam A Memorial Volume to Wolfgang Pauli (1960:22, 25-26).
Inilah salah satu akar masalah krisis Indonesia (juga seluruh manusia untuk memahami kehidupan dan semesta). Paradigma lama (ilmu) pengetahuan sosial mengalami krisis (matinya ilmu administrasi dan manajemen). Artiya, adalah tidak mungkin seseorang dan organisasi (termasuk perusahaan, departemen, dan sebuah negara) pun mampu memahami, mengatasi, dan menjelaskan sebuah fenomena krisis usaha apa pun tanpa kode, satuan ukuran, struktur, teori dan hukum, mendukung sistem-(ilmu pengetahuan)nya.
PEKERJAAN dengan tangan telanjang maupun dengan nalar, jika dibiarkan tanpa alat bantu, membuat manusia tidak bisa berbuat banyak (Francis Bacon).
BAGAIMANA strategi Anda?
*) Ahli strategi, tinggal di Banjarbaru, email: tqz_strategist@yahoo.co.id (www.scientist-strategist.blogspot.com).
THANK you very much for Dr Heidi Prozesky – SASA (South African Sociological Association) secretary about Total Qinimain Zain: The New Paradigm - The (R)Evolution of Social Science for the Higher Education and Science Studies sessions of the SASA Conference 2008.
~ http://adith.colibri.tk |  | | Friday, Aug 08, 2008 - 12:51:26 (+0700) |
| |  | |  |
 | |  | |  | vfrty | |
| Agama Saya Cinta
abis baca cerita ini pasti pada suka deh...
Agama Saya Cinta
Gede Prama
Paradoks, itulah judul yang diberikan terhadap kecenderungan kekinian dalam kehidupan. John Naisbitt adalah salah satu tokoh yang berkontribusi besar terhadap populernya terminologi paradoks.
Fundamental dalam pikiran orang- orang seperti Naisbitt, bila ada kecenderungan yang keluar dari rel akal sehat, dengan mudah masuk ke kotak paradoks. Sebagian dari manusia yang memberi judul paradoks kemudian kecewa, sebagian lagi malah bertumbuh justru karena paradoks. Tulisan ini berharap, mudah-mudahan lebih banyak sahabat yang dibuat bertumbuh oleh paradoks-paradoks berikut. Tidak menjadi niat tulisan ini agar paradoks-paradoks berikut menjadi awal permusuhan dan kecurigaan baru.
Sebagian paradoks yang layak dicermati adalah apa yang terjadi di Bali, India, Tibet, sampai Timur Tengah. Bali, sebagaimana dikomunikasikan dalam waktu lama oleh industri pariwisata, adalah pulau kedamaian. Namun, di sini juga ribuan manusia dibantai karena judul komunis di tahun 1965. Di sini juga dua bom teroris meraung-raung memakan banyak jiwa manusia. Di sini juga sebuah kota terbakar karena calon presiden yang didukung tidak terpilih di tahun 1999. Di Bali juga terjadi orang yang sudah meninggal pun masih dihalangi agar pulang secara damai.
India juga serupa. Di sini lahir dua agama dunia (Hindu dan Buddha), di sini juga terlahir tokoh-tokoh spiritual yang besar dan mengagumkan, dari Mahatma Gandhi, Ramakrishna, Svami Vivekananda, 0sho, Ramana Maharsi, sampai Buddha Gautama, Atisha, dan Acharya Shantidewa. Namun, di sini juga kebencian memacu permusuhan terus-menerus sehingga sahabat Hindu dengan sahabat Islam belum mengakhiri secara tuntas permusuhannya. Persoalan perbatasan masih memanas. Sejumlah tempat ibadah masih dijaga aparat.
Tibet adalah atap dunia. Seperti kepalanya Bumi. Dengan demikian, mudah dimengerti di sini lahir banyak sastra kehidupan yang mengagumkan (salah satu contohnya The Tibetian Book of the Dead). Namun, di sini juga kesedihan berumur teramat panjang. Dari pemimpinnya Dalai Lama sudah di pengasingan selama puluhan tahun, nasib rakyat Tibet yang penuh dengan tangisan. Dan belum ada tanda-tanda kuat kalau negeri suci ini akan mengalami perubahan.
Timur Tengah juga serupa. Di sini dua agama dunia (Islam dan Nasrani) pernah lahir. Namun, di sini juga mesin-mesin senjata meraung-raung terus memakan korban-korban manusia tidak berdaya. Israel dan Palestina belum menunjukkan tanda-tanda berdamai dalam jangka panjang. Belakangan malah semakin menyedihkan.
Dengan demikian, dalam totalitas, mudah dimengerti kalau Naisbitt pernah membaca sebuah kecenderungan mendunia: 'religion no, spirituality yes'. Agama tidak, spiritualitas ya. Ini mirip dengan pengalaman seorang remaja Indonesia yang pernah kuliah di Melbourne, Australia. Suatu kali dalam kelas yang besar jumlah mahasiswanya, dosennya bertanya: any one of you who have religion? Siapakah yang memiliki agama di kelas ini? Dan yang menaikkan tangan hanya segelintir orang. Namun, mahasiswa yang tidak menaikkan tangannya kalau meminjam pensil tidak lupa mengembalikan. Bila bertemu ibu-ibu dosen membawa beban buku agak berat, mereka cepat memberikan pertolongan. Bila antre di mana pun sangat disiplin. Tatkala bertemu sahabat lain tersenyum sambil mengucapkan selamat pagi. Bila ada teman dalam kesulitan, refleknya bekerja amat cepat untuk membantu. Bila masuk pintu lift atau pintu kereta api mendahulukan orang tua.
Karena itu, menimbulkan pertanyaan, apa agama orang-orang ini? Mirip dengan sejumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali. Ketika ditanya apakah Anda Nasrani, ia hanya menjawab dengan senyuman tidak bersuara. Namun, sopannya, ya ampun. Masuk rumah mengetuk pintu, lupa dipersilakan duduk, kemudian bertanya: boleh saya duduk? Bila tidak sependapat, memulai dengan kata 'maafkan kalau saya tidak sependapat'. Dan sejumlah sopan santun yang menyentuh hati.
Ini juga yang membuat sejumlah sahabat di dunia spiritual mulai bergeser: dari pengetahuan spiritual menuju pencapaian spiritual. Belajar dari Buddha lengkap dengan welas asihnya tentu baik. Membaca puisi-puisi sufi yang bertema cinta dan hanya cinta tentu berguna. Kagum dengan doa Santo Fransiscus dari Asisi tentu bermakna. Jatuh cinta sama Bhagawad Gita tentu sebuah pertumbuhan jiwa. Mendalami kebijaksanaan- kebijaksanaan Confucius tentu saja bermanfaat. Namun, mengaktualisasikann ya ke dalam pencapaian spiritual keseharian tentu memerlukan upaya yang jauh lebih keras lagi.
Banyak guru yang sepakat, jembatan terpenting yang menghubungkan antara pengetahuan spiritual dan pencapaian spiritual adalah latihan. Seperti menemukan keseimbangan bersepeda, hanya latihan yang paling banyak membantu. Dan waktu serta tempatnya tersedia di mana-mana secara berlimpah. Di rumah, tempat kerja, sekolah, jalan raya, tempat ibadah, sampai lapangan sepak bola, semuanya bisa menjadi tempat-tempat menemukan pencapaian spiritual. Seperti kalimat indah Kahlil Gibran: 'keseharian kita adalah tempat ibadah kita yang sebenarnya'.
Menyayangi istri/suami, mendidik putra/putri, mencintai orangtua, menghormati tetangga, menghargai pendapat atau sikap yang berbeda, menghormati atasan, menghargai jasa pemerintah, berterima kasih kepada tukang sapu atau pembantu, dan bila mampu mencintai musuh ada- lah rangkaian pencapaian spiritual keseharian yang mengagumkan. Pengetahuan spiritual memang kaya kata-kata. Namun, pencapaian spiritual kaya akan pelaksanaan.
Kagum dengan pencapaian spiritual Dalai Lama, Richard Gere pernah bertanya kepada pemimpin spiritual Tibet ini tentang agama yang sebenarnya dianut Dalai Lama dalam keseharian. Dengan senyuman penuh di muka, Dalai Lama menjawab: agama saya yang sebenarnya adalah kebaikan.
Ini mirip dengan cerita tentang mahasiswa Melbourne di depan yang tidak menaikkan tangan ketika ditanya punya agama atau tidak. Namun, dalam kesehariannya mereka rajin membantu, sekaligus jarang menyakiti. Sebagian dari orang-orang ini sambil bergumam mengatakan: 'agama saya Cinta'.
~ http://erna.colibri.tk |  | | Sunday, Jul 13, 2008 - 20:33:19 (+0700) |
| |  | |  |
 | |  | |  | erik | |
| nama orang orang jawa
pengen ketawa sendiri rasanya kalo inget kejadian ini, ceritanya waktu temenku lagi buka internet sekilas aku liat dia sedang mencari nama untuk anaknya yang akan lahir, Insya Allah pada bulan agustus, insya Allah sama dengan bulan anakku lahir.
karena temenku bingung, aku coba tolong mencari nama anak diinternet alih alih aku juga pengen nyari nama untuk anakku nanti.
Alhamdulillah dapat juga akhirnya nama anak dengan file format .xls jadi lebih mudah untuk memilih karena diurutkan berdasarkan abjad dan dilengkapi artinya.aku mendownloadnya dari situs ini :
http://www.esnips.com/doc/2bce52fc-a547-4c7b-81bc-523854363686/NAMA-NAMA-ISLAM/
setelah itu aku iseng iseng aja cari digoogle dengan keyword :
"nama anak jawa "
alih alih ketemu nama yang bagus, eh malah dapet plesetan nama² orang jawa jaman beserta artinya :
jadi ketawa ketiwi deh Mbacanya
http://supermilan.wordpress.com/2007/06/22/nama-nama-anak-dlm-bahasa-jawa
Nama-nama anak dlm Bahasa Jawa
Juni 22, 2007 pada 12:35 pm (Cerita Lucu n Garingz)
Memilih nama untuk seorang anak bukan persoalan sederhana . Di balik
nama-nama, selalu terkandung doa dan harapan dari orang tua untuk masa
depan si anak.
Nah, nama pada pria Jawa sesungguhnya memiliki “tujuan” yang paling jelas
untuk dipahami, harapan orangtuanya, agar anaknya kelak bisa sesuai yang
diharapkan.
Nih Contohnya :
Pandai menanam bunga, diberi nama Rosman.
Pandai membaiki mobil, diberi nama Karman.
Pandai main golf, Parman.
Pandai makan orang : sumanto
Pandai dalam korespondensi, Suratman.
Gagah perkasa, Suparman.
Kuat dalam berjalan, Wakiman.
Berani bertanya, Asman.
Ahli membuat kue, Paiman.
Pandai berdagang, Saliman.
Pandai melukis, Saniman.
Agar jadi orang kaya, Sugiman.
Agar besar nanti paNdai cari muka, Yasman
Suka begituan, Pakman
Suka makan toge goreng, Togiman
Selalu ketagihan, Tuman
Suka telanjang, Nudiman
Selalu sibuk terus, Bisiman
Jadi org pelit, Eman
Nggak kebagian, Ora uman
Biar jadi penjahit, Jasman
Pribadinya manis, Legiman
Indah dipandang, Taman
Agar selalu sukses, Luckman
Jadi pemalak, Preman
Tukang sosor, Kisman
Biar pinter main game …. Giman
Biar bisa sering cuti …. Sutiman
Biar jadi juragan sate …. Satiman
Biar jadi juragan trasi …. Tarsiman
Biar pinter memecahkan problem …. Sukarman
Biar kalau ujian ndak usah mengulang …. Herman
Biar pinter bikin jus …. Yusman
Biar jadi orang yang berwibawa …. Jaiman
Biar jadi pemain musik …. Basman
Biar awet muda …. Boiman
Biar pinter berperang …. Warman
Biar jadi orang Bali …. Nyoman
Biar jadi orang Sunda …. Maman
Biar lincah seperti mony3t …. Hanoman
Biar jadi orang Belanda …. Kuman
Biar tetep tinggal di Jogja …. Sleman
Biar jadi tukang sepatu handal …. Soleman
Biar tetep bisa jalan walau ndak pake mesin …. Delman
———————————————————————
Masukan dari komentar temen-temen :
1. Biar gagah perkasa……………… Suparman (Galih)
2. Biar suka manjat…………………. Spiderman (Jimirinvergillun)
3. Biar pandai main gitar dan bikin kue……… TARMAN (Raxsheeds911)
4. Biar Pande BeGaul….. Teman (Baiiuu)
5. Biar jadi pedagang sate……sateman (toyo)
6. Biar jadi lucu… Dagelman (Kunyil)
7. Biar hidupnya engga STRESS….. Sutrisman (dewi)
7. Biar demen main domino……….DOMINAN (dewi)
8. Biar hidupnya penuh lucu & kebahagiaan…..Funiman (dewi)
9. Biar selalu sexy & Hot…….HOTMAN (dewi). Kalo hotman sih orang batak kaleee 
10. Biar siap selalu menerima tantangan ……Risman (senopati)
11. Biar suka manjat……..supardiman (zack thelmost). Mirip dengan Spiderman ala Jimirinvergillun (no 2?)
12. Biar pinter ngatur uang………..kasman (zack thelmost)
13. Biar banyak uang ……..SUGIHARTA (radi)
14. Jadi Orang Yang Pertama ….Mulawarman (endu)
15. Suka jalan-jalan………..Tursiman (endu)
16.Biar jadi Touke ( juragan)…..Tukiman (endu)
17.Penghapus kejahatan………….Delman (endu)
18.Selalu tampil…………………….Lookman/Lukman (endu)
19. BIAR JADI PAHLAWAN : SUDIRMAN. (chubby)
20. BIAR KUAT BEGADANG : BATMAN. (chubby)
21. orang yang kaya dengan harta : sugiharto (jowo)
22. orang yang hartanya bagus(kaya) : suharto (jowo)
23. kenyataan bagus : sunyoto (jowo)
24. memberdayakan kesenian dan sastra : sastrowardoyo (jowo)
25. kesalamatan : slamet (jowo)
26. keslamatan dan kebaikan : kusumo widodo (jowo)
27. sopan : susilo (jowo)
28. berjaya dalam pertempuran : yuhoyono (jowo)
29. biar jadi penakluk gunung : marijan (Arief)
30. biar jd direktur : dirjo ( direktur jongos) (Arief)
31. Seneng makan mie+bakso urat : SUMIRAT (Arief)
32. Mau yang Nyata2 aja : SUNYOTO (Arief)
33. biar jadi negro gaul :wasapman (koko)
34. biar kaya orang suci : So santo (koko)
35. biar jd andalan terakhir pengambil keputusan : Suwito (koko)
36. biar jadi tegas dan pedas : SARIMINT (koko)
37. biar jadi orang yang irit : PAYNO (koko)
38. Niatnya sih lucu: Djayusman (koko)
Ada lagi??
~ http://erik.colibri.tk |  | | Sunday, Jul 06, 2008 - 03:59:05 (+0700) |
| |  | |  |
|
|
 |
erik  
| ocha  
|  
| happi  
| yai  
| somebodytolove  
|
|
|

|
 |
|
|

|

|

|
 |
somebodytolove  322 jLogs | vfrty  202 jLogs | ropix_colibri  182 jLogs | nobita  162 jLogs | moonyet  155 jLogs | kyrani  149 jLogs | erik  145 jLogs | somebodytohug  129 jLogs | bnosaurus  127 jLogs | LANA  110 jLogs |
|
|